MBAH BENTO
Yudi Sujatmiko
Saturday, July 6, 2019
Friday, June 14, 2019
CARA MUDAH MEMBUAT DESAIN SERTIFIKAT DAN PIAGAM PENGHARGAAN DI ANDROID
CARA MUDAH MEMBUAT DESAIN SERTIFIKAT DAN PIAGAM PENGHARGAAN DI ANDROID
Menurut kamus besar bahasa Indonesia (KBBI) Sertifikat adalah tanda atau surat keterangan (pernyataan) tertulis atau tercetak dari orang yang berwenang yang dapat digunakan sebagai bukti pemilikan atau suatu kejadian.
Sertifikat biasa digunakan untuk menerangkan suatu kepemilikan, misalnya tanah, sawah, dll. Sedangkan piagam adalah surat (tulisan pada batu, tembaga, dan sebagainya) resmi yang berisi pernyataan pemberian hak, tanah, dan sebagainya atau berisi pernyataan dan peneguhan mengenai suatu hal (tentang ikrar dan sebagainya).
Berdasarkan pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa serfitikat dan piagam merupakan bukti fisik yang dapat menegaskan kepemilikan maupun suatu kejadian.
Misalnya dalam rangka memeriahkan HUT kemerdekaan Republik Indonesia diadakan lomba membaca puisi di sekolah. Banyak siswa yang ikut serta dalam kegiatan tersebut. Dalam perlombaan itu dipilih 3 siswa sebagai pemenang. Oleh sebab itu ketiga pemenang diberi piagam penghargaan oleh panitia sebagai bukti telah mengikuti lomba dan menjadi pemenang diantara siswa yang lain dalam membaca puisi.
Sertifikat atau piagam penghargaan suatu kegiatan bermanfaat misalnya untuk dilampirkan ketika mendaftar sekolah atau melamar pekerjaan.
Membuat piagam penghargaan kini dapat lebih mudah dengan menggunakan aplikasi di android. Salah satunya yaitu Canva. Berikut ini cara membuat sertifikat dengan Canva:
1. Download aplikasi Canva di Playstore, lalu klik instal jika baru memulai dan update jika sudah ada :
2. Buka aplikasi canva, klik tanda tambah yang ada di pojok kanan bawah.

3. Pilih menu sertifikat, kemudian klik tanda tambah yang ada di tengah.
4. Klik lagi tanda tambah di kanan bawah untuk memilih template yang sesuai dengan keinginan.
Atau dapat menambahkan teks, gambar, atau bentuk yang sesuai dengan keperluan.
5. Jika telah selesai membuat desain, klik tanda panah keatas yang ada di pojok kanan atas.
6. Klik Save as image.
Sudah tersimpan di galeri ponsel anda. Sekian cara mudah membuat desain sertifikat / piagam penghargaan dengan canva di android. Terimakasih semoga bermanfaat.
Tuesday, June 11, 2019
SOAL KENAIKAN KELAS PENJASORKES SD KELAS 1
SOAL PENILAIAN AKHIR TAHUN (PAT)
MAPEL PENJASORKES SD KLS 1
1. Pada saat jalan ditempat, posisi tangan berada di...
a. Depan
b. Samping
c. Belakang
2. Pada saat hormat, posisi badan harus...
a. Membungkuk
b. Tegap
c. Sesukanya
3. Peralatan menggosok gigi adalah...
a. Sabun
b. Sampo
c. Pasta gigi
4. Tempe mengandung...
a. Karbohidrat
b. Lemak
c. Protein
5. Saat berlari, badan condong ke...
a. Atas
b. Depan
c. Belakang
6. Bagian tubuh yang berfungsi untuk menendang bola adalah...
a. Kaki
b. Tangan
c. Kepala
7. Bagian tubuh untuk menyundul bola adalah...
a. Kepala
b. Tangan
c. Kaki
8. Memangkap bola akan lebih mudah menggunakan....
a. Tangan kiri
b. Tangan kanan
c. Kedua tangan
9. Alat yang digunakan untuk melindungi kaki adalah...
a. Helem
b. Topi
c. Sepatu
10. Membersihkan badan menggunakan....
a. Sabun
b. Sampo
c. Minyak rambut
11. Pakaian yang kotor harus segera di....
a. Cuci
b. Disetrika
c. Dibiarkan
12. Buah jeruk mengandung vitamin...
a. Vitamin A
b. Vitamin C
c. Vitamin D
13. Kuku yang panjang harus segera di...
a. Dibiarkan
b. Dipotong
c. Diwarnai
14. Melindungi kepala menggunakan...
a. Topi
b. Kaos kaki
c. Sepatu
15. Pada saat jalan di tempat, pandangan mata ke arah...
a. Depan
b. Atas
c. Samping
Monday, June 10, 2019
20 MACAM CABANG OLAHRAGA YANG MENDUNIA
Berikut adalah 20 Macam Cabang Olahraga dan Penjelasannya!
1. Bulu Tangkis (Badminton)
Bulu tangkis atau dalam bahasa inggris disebut badminton merupakan salah satu cabang olahraga raket yang dimainkan oleh dua orang (untuk tunggal) atau dua pasangan (untuk ganda) yang saling berlawanan.
Permainan bulu tangkis bertujuan memukul bola permainan (“kok” atau “shuttlecock“) melewati net agar jatuh di bidang permainan lawan yang sudah ditentukan dan berusaha mencegah lawan melakukan hal yang sama. Pemain atau pasangan pemain dinyatakan memangkan pertandingan jika telah memenangkan 2 set permainan.
Ada lima partai yang biasa dimainkan dalam bulu tangkis, yaitu:
Tunggal putra;
Tunggal putri;
Ganda putra;
Ganda putri; dan
Ganda campuran
2. Sepak Bola
Sepak bola adalah olahraga menggunakan bola yang dimainkan oleh dua tim yang masing-masing beranggotakan 11 (sebelas) orang. Memasuki abad ke-21, olahraga ini telah dimainkan oleh lebih dari 250 juta orang di 200 negara, yang menjadikannya olahraga paling populer di dunia. Sepak bola bertujuan untuk mencetak gol sebanyak-banyaknya dengan menggunakan bola kulit ke gawang lawan. Sepak bola dimainkan dalam lapangan yang berbentuk persegi panjang, di atas rumput atau rumput sintetis.
Dalam permainan sepak bola hanya penjaga gawang saja yang berhak menyentuh bola dengan tangan atau lengan, itupun hanya di dalam daerah gawangnya, sedangkan 10 (sepuluh) pemain yang lain hanya diijinkan menggunakan seluruh tubuhnya selain tangan, biasanya dengan kaki untuk menendang, dada untuk mengontrol, dan kepala untuk menyundul bola.
Tim yang mencetak gol lebih banyak pada akhir pertandingan adalah pemenangnya. Jika hingga waktu berakhir masih berakhir imbang, dapat dilakukan perpanjangan waktu, dan skor masih imbang dilanjutkan dengan adu penalti, tergantung dari format penyelenggaraan kejuaraan.
3. Tenis
Tenis merupakan olahraga yang dimainkan antara dua pemain atau antara dua pasangan (masing-masing dua pemain) yang saling berlawanan. Setiap pemain menggunakan raket untuk memukul bola karet. Tenis adalah salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Olimpiade. Tenis dimainkan pada semua tingkat masyarakat di segala usia. Olahraga ini dapat dimainkan oleh siapa saja, termasuk orang-orang yang duduk di kursi roda.
4. Bola basket
Bola basket adalah olahraga bola berkelompok dimana setiap kelompok atau tim beranggotakan 5 (lima) orang yang saling bertanding mencetak poin dengan memasukkan bola dengan menggunakan tangan ke dalam keranjang lawan. Tim yang mencetak poin lebih banyak adalah pemenangnya.
Bola basket sangat cocok untuk ditonton karena biasa dimainkan di ruang olahraga tertutup dan hanya memerlukan lapangan yang relatif kecil. Selain itu, bola basket mudah dipelajari karena bentuk bolanya yang besar, sehingga tidak menyulitkan pemain ketika memantulkan atau melempar bola tersebut. Bola basket adalah salah satu olahraga yang paling digemari oleh penduduk Amerika Serikat dan penduduk di belahan bumi lainnya, antara lain di Amerika Selatan, Eropa Selatan, Lithuania, dan juga di Indonesia.
5. Bola Voli
Bola voli merupakan olahraga permainan yang dimainkan oleh dua tim yang masing-masing tim terdiri dari 6 (enam) orang yang saling berlawanan. Ada juga variasi permainan bola voli pantai yang setiap tim terdiri dua orang pemain.
Permainan bola voli dilakukan dengan menggunakan tangan bertujuan memukul bola permainan melewati jaring / net agar jatuh di bidang permainan lawan yang sudah ditentukan dan berusaha mencegah lawan melakukan hal yang sama.
Olahraga Bola Voli dinaungi FIVB (Federation Internationale de Volleyball) sebagai induk organisasi internasional, sedangkan di Indonesia di naungi oleh PBVSI (Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia).
6. Tenis meja
Tenis meja, atau ping pong adalah suatu olahraga raket yang dimainkan oleh dua orang (untuk tunggal) atau dua pasangan (untuk ganda) yang berlawanan. Permainan tenis meja menggunakan bat, yaitu sebuah raket kecil yang terbuat dari papan kayu yang dilapisi karet, sebuah bola pingpong dan lapangan permainan yang berbentuk meja.
Induk Olahraga tenis meja di Indonesia adalah PTMSI (Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia) dan di dunia adalah ITTF (International Table Tennis Federation) yang anggotanya mencapai 215 negara dan PTMSI tercatat sebagai Anggota ITTF sejak tahun 1961.
7. Atletik
Atletik merupakan cabang olahraga gabungan dari beberapa jenis olahraga yang secara garis besar dapat dikelompokkan menjadi jalan, lari, lempar, dan lompat.
a. Jalan
Jalan dibagi menjadi dua macam yaitu :
- Jalan Santai
- Jalan Cepat
b. Lari
Lari dibagi menjadi beberapa macam yaitu :
- Jarak pendek
Putra : 100 m, 200 m, dan 400 m
Putri : 100 m, 200 m, dan 400 m
- Jarak Menengah
Putra : 800 m, 1500 m, dan 3000 m (special chosse)
Putri : 800 m, dan 3000 m
- Lari Jauh
Putra : 5000 m dan 10000 m
- Lari Marathon
Putra/Putri 42,195 m
- Halang Rintang/Gawang
Putra 110 m, dan 400 m
Putri 100 m, dan 400 m
- Lari Estafet
Putra : 4x100 m, dan 4x400 m
Putri : 4x100 m, dan 4x400 m
c. Lempar
Lempar terdiri dari beberapa macam yaitu :
- Lempar cakram
- Lempar Lembing
- Lempar Martil
- Tolak Peluru
d. Lompat
Lompat terdiri dari beberapa macam yaitu :
- Lompat Jauh
Gaya : Jongkok/ Truck (kauer), Berjalan di udara/Lauf (walking/runing in the air), dan Menggantung/melenting/ schnepper/hang
- Lompat tinggi
Gaya : Gunting/Scissors, Guling Sisi/Western Roll, Guling/Straddle, dan Fosbury Floop
- Lompat Galah
- Lompat Jangkit
8. Dayung
Olahraga dayung adalah salah satu cabang olahraga dengan ketangkasan, yaitu menggerakkan perahu dengan cara dikayuh atau didayung di atas air baik di sungai, danau maupun di laut, tergantung pada jenis perlombaan. Lomba ini membutuhkan kekuatan tenaga, keahlian berperahu, baik sendiri maupun berkelompok.
Dalam teknik mendayung hanya di kenal dua macam kayuhan yaitu dayung maju dan dayung mundur. Jika menginginkan perahu bergerak kedepan maka di gunakan dayung maju sedangkan dayung mundur untuk menghentikan perahu yang sedang bergerak maju atau memang menginginkan perahu bergerak mundur. Jika ingin membelokkan perahau ke kanan maka tangan kiri mendayung maju dan tangan kanan mendayung mundur , dan sebaliknya jika ingin membelok kekiri.
9. Tinju
Tinju adalah olahraga dan seni bela diri yang menampilkan dua orang partisipan dengan berat yang serupa bertanding satu sama lain dengan menggunakan tinju mereka dalam rangkaian pertandingan berinterval satu atau tiga menit yang disebut ronde. Dalam pertandingan tinju, atlet menghindari pukulan lawan mereka sambil berupaya mendaratkan pukulan mereka sendiri ke lawannya.
Nilai diberikan untuk pukulan yang bersih dan mantap ke bagian depan pinggang ke atas yang sah dari lawan, dengan pukulan ke kepala dan dada mendapat nilai lebih. Petinju dengan nilai yang lebih tinggi setelah sejumlah ronde yang direncanakan akan dinyatakan sebagai pemenang. Kemenangan juga dapat dicapai jika lawan dipukul jatuh dan tidak dapat bangkit sampai hitungan kesepuluh dari wasit (suatu Knockout atau KO) atau jika lawan dinyatakan tidak mampu melanjutkan pertandingan (suatu Technical Knockout atau TKO). Untuk keperluan rekor pertandingan, TKO dihitung sebagai KO.
10. Berkuda
Berkuda adalah suatu olahraga yang menuntut suatu variabel tertentu antara lain keterampilan, kebugaran fisik dan penerapan teknik-teknik berkuda, walaupun barangkali tidak terlalu di tekankan kepada atlit.
Beberapa jenis olahraga berkuda yang umum diperlombakan di Indonesia antara lain : Polo Berkuda, Gymkhana Berkuda, Equestrian (ketangkasan berkuda). Equestrian sendiri terdiri dari tunggang serasi, lompat rintangan, trilomba, dan endurance.
11. anggar
Olahraga anggar adalah olahraga yang menonjolkan ketangkasan. Yaitu ketangkasan gerak serta ketangkasan keterampilan dalam menggunakan senjata. Cara permainan anggar yaitu memakai teknik seperti memotong, menangkis dan menusuk. Lapangan anggar berbentuk empat persegi panjang seluas 14 × 1,5 meter.
Setiap pemain dilengkapi dengan kabel dan kostum khusus yang dihubungkan dengan sistem penilaian elektronik yang digunakan untuk mendeteksi jika terkena tusukan, sehingga memudahkan dalam penilaian. Dalam setiap pertandingan digunakan sistem eleminasi langsung. Sebuah tim terdiri dari 3 pemain dan masing-masing akan bertanding dengan anggota tim lawan.
12. Senam
Senam merupakan suatu cabang olahraga yang melibatkan performa gerakan yang membutuhkan kekuatan, kecepatan dan keserasian gerakan fisik yang teratur. Bentuk modern dari senam ialah : Palang tak seimbang, balok keseimbangan, senam lantai. Bentuk-bentuk tersebut konon berkembang dari latihan yang digunakan oleh bangsa Yunani kuno untuk menaiki dan menuruni seekor kuda dan pertunjukan sirkus.
Senam biasa digunakan orang untuk rekreasi, relaksasi atau menenangkan pikiran, biasanya ada yang melakukannya di rumah, di tempat fitness, di gymnasium maupun di sekolah.
13. Angkat Besi
Angkat besi adalah cabang olahraga yang bersaing untuk mengangkat beban berat yang disebut dengan barbel, yang dilakukan dengan kombinasi dari kekuatan, fleksibilitas, konsentrasi, kemampuan, disiplin (sangat penting), atletis, fitnes, teknik, mental dan kekuatan fisik. Kata "angkat besi" biasanya secara tidak resmi digunakan sebagai latihan beban.
Jenis angkatan dalam angkat besi :
Dalam olahraga ini, ada dua jenis angkatan yang sering dilombakan, yakni angkatan clean and jerk dan snatch.
Clean and Jerk
Jenis angkatan clean and jerk adalah jenis angkatan langsung tanpa jeda, di mana atlet harus mengangkat beban dari lantai tanpa boleh menekuk lutut sampai kedua tangan mengangkat beban (barbel) lurus di atas kepala dengan posisi berdiri sempurna beberapa detik, sampai juri membunyikan bel tanda angkatan sah.
Snatch
Jenis angkatan snatch atlet mengangkat barbel dalam dua tahap. Pertama, mengangkat beban dari lantai sampai batas dada dengan posisi jongkok. Setelah jeda sebentar untuk mengambil ancang-ancang, atlet kemudian mengangkat barbel sampai kedua tangan lurus di atas kepala, dengan posisi berdiri sempurna beberapa detik, sampai juri membunyikan bel tanda angkatan sah.
14. Bola Tangan
Bola tangan adalah olahraga beregu di mana dua regu dengan masing-masing 7 pemain (6 pemain dan 1 penjaga gawang) berusaha memasukkan sebuah bola ke gawang lawan. Permainan ini mirip dengan sepak bola, tapi cara memindahkan bola adalah dengan tangan pemain, bukan kaki.
Lapangan bola tangan berukuran 50 m x 20m dengan garis pemisah di tengah dan gawang di tengah kedua sisi pendek. Di sekeliling gawang dibuat garis untuk menandai daerah yang hanya boleh dimasuki penjaga gawang. Bola yang digunakan lebih kecil dari bola sepak. Handball dimainkan selama 2 x 30 menit. Penalti dilakukan dari jarak 29 meter. Handball juga dipertandingkan di Olimpiade
15. Hoki (Hockey)
Hoki merupakan olahraga permainan yang dilakukan oleh dengan menggunakan alat pemukul (stick) dan bola. Bentuk permainannya hampir sama dengan sepak bola.
Jenis permainan hoki sendiri dibagi dalam beberapa jenis, yaitu :
1. Hoki lapangan (field hockey)
2. Hoki ruangan (indoor hockey)
3. Hoki es (ice hockey)
Dalam pertandingan hoki, pemain hoki biasanya menggunakan peralatan skates, shin pads, sarung tangan, celana hoki, sticks, dan Helmets. Tongkat hoki yang cenderung yang paling penting, selain perlindungan dari badan Anda.
16. Judo
Judo adalah suatu jenis olahraga untuk mempertahankan diri. Peraturan olahraga ini berdasarkan kekuatan dan keseimbangan. Pemain yang berhasil memegang dan melempar lawannya dengan teknik yang bagus akan keluar sebagai pemenang. Karena itu, olahraga ini bersifat kompetitif menuntut keahlian dan stamina yang tinggi. Bahkan Judo disepakati sebagai olahraga yang aman bagi wanita dan anak-anak karena tidak mengandung teknik Jujitsu yang berbahaya serta tidak boleh ada kuncian-kuncian yang mematikan.
Sekitar tahun 1882, Dr. Jogoro Kano sudah membuka sekolah Judo di jepang. Tujuan sekolah itu adalah untuk melatih mental dan fisik anak didiknya tanpa menggunakan teknik dan kuncian yang sudah ada pada olahraga lain. Dimana teknik dan kuncian itu pada umumnya sangat membahayakan bahkan mematikan pihak lawannya.
17. Tae kwon-do
Olahraga Tae kwon-do merupakan olahraga seni beladiri yang menggunakan kaki dan tangan sebagai senjata beladiri untuk menaklukan lawannya.
Menurut sejarah Tae kwon-do berkembang sejak tahun 37M. Pada masa dinasti Kogooryo di Korea. Masyarakat menyebutnya dengan nama berbeda, yaitu Subak, Taekkyon, taeyon. Tae kwon-do kerap dijadikan pertunjukan acara ritual yang dilakukan oleh bangsa Korea, bela diri Tae kwon-do menjadi senjata bela diri andalan para ksatria.
Tae kwon-do dipertandingkan di olimpiade tahun 1992 di Barcelona Spanyol sifatnya ekchibisi dan resminya sendiri pertama kalinya pada olimpiade di Atlanta AS tahun 1996.
18. Panahan (Archery)
Panahan adalah salah satu cabang olahraga yang menggunakan alat berupa busur dan anak panah. Dalam permainan atau perlombaan panah, para pemain harus menembakkan anak panahnya sesuai dengan target sasaran yang sudah di tentukan.
Lapangan yang digunakan dalam permainan atau perlombaan panahan adalah area yang besar dan terbuka yang dibuat berjalur-jalur dengan lebar 5 cm. Lapangan untuk laki-laki dan perempuan dipisahkan. Tiap jalur ditandai dengan pasak yang diberi nomor dan dilengkapi dengan jarak tembak. Jarak tembak untuk pria : 90 m, 70 m, 50 m dan 30 m sedangkan jarak tembak untuk wanita: 70 m, 60 m, 50 m dan 30 m.
19. Menembak
Olahraga menembak adalah olahraga kompetitif yang melibatkan tes kemahiran (akurasi dan kecepatan) dengan menggunakan berbagai jenis senjata
Cabang olahraga menembak memiliki kurang lebih nomor yang dipertandingkan. Secara umum dibagi menjadi 3 kelompok : Tembak sasaran, tembak reaksi, dan berburu.
Tembak sasaran dibagi dua sub-kelompok senjata api dan senjata angin (air guns) yang masing-masing sub kelompok terdiri dari senjata laras panjang (riffle) dan pistol.
20. Billiard
Biliard adalah sebuah cabang olahraga yang masuk dalam kategori cabang olahraga konsentrasi, sehingga sangat dibutuhkan ketahanan dan pemahaman mental yang benar serta harus ditunjang oleh kemampuan fisik yang prima agar mampu berprestasi lebih tinggi dan stabil.
Cabang olahraga ini dimainkan di atas meja dan dengan peralatan bantu khusus serta peraturan tersendiri.
Peralatan yang digunakan dalam permainan billiard antara lain :
- Pool Cue (stik) adalah stick yang terbuat dari kayu yang digunakan untuk menyodok bola putih (cue ball)
- Cue ball yaitu bola kecil yang digunakan dalam permainan billiard
- Meja pool, yaitu Meja yang berfungsi sebagai medan permainan billiard.
- Chalk, yaitu perlengkapan yang dipakai untuk melapisi bagian atas (tip) dari cue untuk menjaga sodokan agar tidak terpeleset (missed cue).
CONTOH PEMBUATAN BROSUR PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) SMP/SMA
Berikut ini adalah contoh bahan yg perlu disipakan dalam pembuatan brosur penerimaan siswa siswi baru disekolah gan...
Nah kalau sudah diisi format sesuai dengan data sekolah agan, agan tinggal kasihkan ke percetakan brosur biar percetakan yang mengkonsep bentuk dan warnanya... Oke trimakasih
SMP-SMA Terpadu Pondok Pesantren Nurul Huda Tahun Pelajaran 2018-2019
Pimpinan YPPNH : 1. KH.Affandi
: 2. H.M Cholid Mawardi, M.Si
Pengasuh 1 : Ky. Ali Mahmud, S.Pd.I
Pengasuh 2 : Ky Ma’ruf Ali, S.Pd.I.,SIF
Kepala Sekolah SMPT : Drs. Arianto
Kepala Sekolah SMAT : Sultan MH, S.Pd.I
Alamat Sekolah : Desa Tanah Merah Jembatan 2, Rt.05 Rw02 Kec. Belitang Madang Raya OKU Timur
Visi Nurul Huda : Terselenggaranya Pelayanan Pendidikan Secara Terpadu Berdasarkan IMTEK dan IMTAQ
Misi Nurul Huda :
1. Melaksanakan pembinaan peningkatan keimanan dan ketaqwaan
2. Mewujudkan Pendidikan inovatif dalam pembelajaran
3. Mengoptimalkan fasilitas pendidikan
4. Menyelenggarakan proses pembelajaran yang bermutu dengan menerapkan informasi dan teknologi
5. Menciptakan lingkungan pendidikan yang SMART (Sehat, Mandiri, Aman, Rapi, Terampil Berbahasa Arab dan Inggris)
Kurikulum :
1. Perpaduan Kurikulum Pendidikan Nasional dan Pondok Pesantren
2. Mengintegrasikan sistem salaf modern : Menggunakan kitab kuning untuk pelajaran Pesantren, dengan lingkungan bahasa Arab dan Inggris.
FASILITAS PENDIDIKAN
1. Masjid yang nyaman
2. Ruang belajar yang nyaman dan terjangkau
3. Asrama yang representatif dan nyaman
4. Asrama yang dilengkapi ranjang, almari, kamar mandi, dan toilet di dalam ruangan
5. Sarana prasarana olahraga yang memadai
PROGRAM UNGGULAN :
1. Bahasa Arab dan Bahasa Inggris
2. Bina Da’i
KEGIATAN KESEHARIAN :
Waktu
Uraian Kegiatan
03.30-04.30
Qiyamullail
04.30-05.00
Shalat Subuh
05.00-05.30
Tahfids / Hafalan Qur’an
05.30-06.15
Kegiatan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris
06.15-07.00
Persiapan Sekolah dan sarapan pagi
07.00-07.30
Shalat Dhuha dan Muhadatsah/ conversation
07.30-12.15
KBM di Sekolah
12.15-13.00
Istirahat, Sholat Dzuhur dan makan siang
13.00-15.00
KBM di Sekolah
15.00-16.00
Istirahat dan Sholat Ashar
16.00-17.00
Pendalaman Kitab-Kitab Kuning
17.00-18.30
Istirahat, Sholat Magrib berjamaah, makan
18.30-20.30
Tahsinul Qur’an
20.00-20.30
Sholat Isya’
20.30-21.00
Pendalaman Bahasa Arab dan Inggris
21.00-22.00
Muthola’ah (Belajar Wajib)
22.00-03.30
Istirahat Total
KEGIATAN MINGGUAN :
Pramuka
Olahraga
Kesenian
Waktu
Uraian Kegiatan
Kamis
18.00-20.00
Yasin dan Tahlil
20.30-22.00
Shalawat dan Diba’iyah Al Barjanji
Jum’at
05.15-06.00
Istigotsah
14.00-16.00
Kaligrafi
16.30-17.10
Pengajian Kitab Kuning
Sabtu
05.00-06.00
Lari Pagi
14.00-16.00
Pramuka
Minggu
05.00-06.30
Tilawah (Qiro’)
07.30-09.30
Ekskul
20.30-22.00
Muhadharoh
KEGIATAN BULANAN DAN TAHUNAN :
Bulanan :
Tes Kemampuan Berbahasa
Khotmul Qur’an
Majalah Dinding
Islakhul Lughoh
Lomba Bahasa
Tahunan :
Dirosah Iftitah
Pekan Perkenalan
Perayaan Hari Besar Islam
Perayaan Hari Besar Nasional
Panggung Kreasi Santri
Perkemahan Pramuka
Kursus dan Workshop
Ujian Kenaikan Kelas
Praktik Mengajar / Peerteaching
Lomba Debat Bahasa Arab dan Inggris
Lomba Pidato
Musabaqoh Tilawatil Qur’an
PRESTASI :
Sejak berdiri pada Tahun Pelaharan 2014-2015 Prestasi yang diraih oleh santri PPNH 2 sebagai berikut :
1. Tahun 2015 Juara Harapan 2 Debat Bahasa Inggris Tingkat Kabupaten
2. Tahun 2016 Juara II MTQ Cabang Syarhil Qur’an Tingkat Provinsi
3. Tahun 2016 Juara I dan II FLS2N Cabang Seni Baca Qur’an Tingkat Kabupaten
4. Tahun 2016 Juara FASI (Festival Anak Sholeh Indonesia)
Juara III Tilawah (Putri)
Juara III Cerita Islami (Putra)
Juara II Cerita Islami (Putri)
Juara I Pidato (Putri)
Juara III Pidato (Putra)
Juara I Kaligrafi (Putra)
Juara II Kaligrafi (Putri)
5. Tahun 2017 Juara Bupati Cup dan O2SN (Olimpiade Olahraga Siswa Nasional)
Juara I Bupati Cup 2017 Karate Katta Putri (SMP)
Juara III Bupati Cup 2017 Karate Komite Putri (SMP)
Juara III Bupati Cup 2017 Karate Komite Putra (SMP)
Juara I O2SN 2017 Sepak Bola tingkat Rayon (2 Orang Siswa SMP)
Juara II O2SN 2017 Sepak Bola tingkat Kabupaten (1 Orang Siswa SMP)
Juara I O2SN 2017 Karate Katta Putri (SMA)
Juara I O2SN 2017 Karate Katta Putri (SMA)
Juara II O2SN 2017 Karate Komite Putra (SMA)
6. Tahun 2017 Juara FASI (Festival Anak Sholeh Indonesia) Tingkat Provinsi SUM-SEL
Juara II Kaligrafi Putri
Juara III Kaligrafi Putra
7. Tahun 2017 Juara Lomba Musabaqah Qiro’atul Kutub (MQK) Tingkat Provinsi SUM-SEL
Juara I Debat Bahasa Inggris Putri
Juara III Debat Bahasa Arab Putri
Juara II Debat Bahasa Arab Putra
SYARAT PENDAFTARAN :
1. Mengisi formulir pendaftaran
2. Menyerahkan foto copy
Ijazah dan SKHU SD/MI (untuk pendaftar SMP) dan
Ijazah dan SKHU SMP/MTS (untuk pendaftar SMA) yang sudah dilegalisir sebanyak 5 lembar
3. Menyerahkan pas photo terbaru ukuran 2x3 dan 3x4 cm Masing-masing sebanyak 5 lembar
4. Menyerahkan surat keterangan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN)
5. Menyerahkan photo copy akte kelahiran dan kartu keluarga (KK) sebanyak 5 lembar
6. Semua berkas dimasukkan map polio
Warna biru untuk SMP dan warna merahuntuk SMA
7. Membayar uang pendaftaran pondok / asrama
Gelombang I Biaya Pendaftaran Rp. 150.000
Gelombang II biaya pendaftaran Rp. 200.000
WAKTU DAN TEMPAT PENDAFTARAN :
Waktu Pendaftaran
1. Gelombang I Tanggal 08 Januari s/d 02 Maret 2018 (Pukul 08.00-14.00) Setiap Hari Kerja
Tes Masuk 04 Maret 2018
2. Gelombang II Tanggal 12 Maret s/d 04 Mei 2018 (Pukul 08.00-14.00) Setiap Hari Kerja
Tes Masuk 06 Mei 2018
3. Gelombang III Dibuka jika kuota belum terpenuhi
Tempat Pendaftaran :
Sekretariat Pondok Pesantren Nurul Huda 2 Jalan Jembatan 2, Tanah Merah Belitang Madang Raya OKU Timur
Contact :
ADI UTOMO HP:
YUDI SUJATMIKO HP:
Contoh undangan turnamen bola voli
Nomor : 069/KT/X/2019 Rejosari,20 Mei 2019
Lampiran:
Perihal: UNDANGAN
Kepada Yth. ___________________________
Di tempat
SALAM OLAH RAGA
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Karang Taruna desa Rejosari kecamatan Belitang Mulya Kabupaten OKU Timur, pengurus Karang Taruna desa Rejosari akan menyelenggarakan Turnamen Bola Voli Putra dan Putri Desa Semi Open.
Kegiatan ini akan di selenggarakan pada:
Tanggal: 17 Juni 2019 s.d selesai.
Pukul: 15.00 WIB s.d Selesai.
Tempat: Lapangan Balai Desa Rejosari.
Sehubungan dengan hal tersebut, maka kami mengundang klub Bola Voli yang Bapak/Saudara pimpin untuk berpartisipasi mengikuti kegiatan tersebut.
Demikian atas perhatian dan kerjasama Bapak/Saudara kami mengucapkan banyak terima kasih.
PANITIA PELAKSANA
Ketua Pelaksana SekretarisYudi Sujatmiko Fakih Anton
Mengetahui,
Kepala Desa Ketua Karang Taruna
ALING SASMITO KUSNO
PELAKSANAAN PENDAFTARAN TURNAMEN BOLA VOLI HUT KARANG TARUNA DESA REJOSARI KECAMATAN BELITANG MULYA KABUPATEN OKU
TIMUR
PENDAFTARAN
1. Biaya pendaftaran Peserta Putra adalah Rp. 100.000,- (Seratus ribu rupiah) per tim.
Biaya pendaftaran Peserta Putri adalah Rp. 50.000,- (Lima puluh ribu rupiah) per tim.
2. Pendaftaran mulai di buka pada tanggal 20 Mei – 16 Juni 2019.
Pendaftaran dapat dilakukan melalui telepon atau sms ke:
GENDON (HP: )
GEPENG (HP: )
3. Technical meeting akan dilaksanakan pada:
Hari/tanggal : Minggu, 16 Juni 2019
Waktu : Pukul 13.00 WIB s.d selesai
Tempat : Kantor Balai desa Rejosari
4. HADIAH PUTRA
JUARA 1 : Rp. 4.000.000,-
JUARA 2 : Rp. 3.000.000,-
JUARA 3 : Rp. 2.000.000,-
JUARA 4 : Rp. 1.000.000,-
5. HADIAH PUTRI
JUARA 1 : Rp. 2.000.000,-
JUARA 2 : Rp. 1.500.000,-
JUARA 3 : Rp. 1.000.000,-
JUARA 4 : Rp. 500.000,-
TOTAL HADIAH = Rp. 15.000.000,-
PERATURAN PERTANDINGAN
1. PEMAIN
Pemain yang dapat bermain adalah putra/putri desa yang berdomisili di desa tersebut, diperkenankan mengambil pemain dari luar desa maksimal 3 orang diputaran pertama (semi open), dan open terbuka jika sudah putaran ke dua sampai dengan selesai.
2. Apabila ada desa yang mendaftar lebih dari satu tim, maka pemain yang sudah masuk dalam DSP tim A tidak dapat dimainkan pada tim B.
3. Pemain yang sudah masuk main salah satu tim tidak dibenarkan masuk tim lain kecuali pemain yang masih aktif mewakili lembaga atau instansi wilayah OKU TIMUR. (pemain aktif yang mewakili lembaga instansi seperti sekolah, bank, koramil, polsek, dll) pemain aktif tersebut diperbolehkan ikut mewakili 2 tim(1 tim lembaga instansi dan 1 tim desa) sampai pada babak 8 besar.
4. Pemain aktif lembaga instansi dan desa wajib memilih salah satu tim pada saat akan main dibabak 8 besar.
5. Manajer dan Pemain harus mentaati peraturan yang ada, baik yang tertera secara tulisan maupun peraturan yang telah disepakati oleh panitia.
6. Berlaku untuk peserta putra/ putri.
SISTEM PERTANDINGAN
1. Sistem pertandingan menggunakan sistem gugur
2. Skema pertandingan dibuat secara undian pada waktu technical meeting.
3. Lama permainan dengan dua kali kemenangan (two winning set) pada babak penyisihan dan tiga kali kemenangan (three winning set) mulai babak 16 besar. apabila terjadi rubber set maka diselesaikan dengan angka 15 pada babak penyisihan, angka 25 pada babak semi final dan final.
4. Menggunakan rally point dengan angka 25, apabila terjadi angka 24-24 maka harus diselesaikan dengan selisih 2 angka
5. Jatah time out setiap tim 2 kali, technical time out 2 kali otomatis yaitu apabila mencapai angka 8 dan 16.
6. Berlaku untuk peserta putra dan putri.
WALK OVER (WO)
1. WO dikenakan kepada tim jika :
Tim terlambat datang dan tidak ada konfirmasi kepada panitia.
2. Tim menolak jadwal pertandingan atau menolak melanjutkan pertandingan
3. Tim yang pemainnya kurang dari 4 orang.
4. Berlaku untuk putra dan putri.
LAIN-LAIN
1. Wasit ditentukan dari tim yang menang, apabila tidak bersedia maka diberikan sanksi berupa denda sebesar Rp.70.000,- (berlaku sampai babak 16 besar).
2. Panitia berhak menghentikan atau menunda pertandingan bila terjadi hal-hal yang dapat mengganggu keamanan atau terjadi gangguan alam.
3. Pertandingan selanjutnya akan diputuskan kemudian.
3. Pertandingan selanjutnya akan diputuskan kemudian.
4. Kepada tim-tim yang pertandingannya tertunda, jika pertandingan tertunda lebih dari 4 jam, maka skor/set tetap dan poin dimulai dari awal kembali.
Panitia akan memberitahukan jadwal lanjutan pertandingan. Selama pertandingan berlangsung, pihak/tim yang menimbulkan keributan baik peserta maupun supporter akan didiskualifikasi dari pertandingan dan diserahkan kepada pihak yang berwajib.
5. Jumlah pemain yang main berjumlah 6 orang dan 4 orang pemain cadangan.Official tim maksimal 3 orang dan harus membawa IDcard.
Berlaku untuk putra dan putri.
PENUTUP
Hal-hal yang belum tercantum di dalam peraturan/tata tertib pertandingan ini akan diatur
dan ditetapkan kemudian oleh panitia/wasit.
Sunday, February 17, 2019
PROGRAM KERJA PEMBINA OSIS SMP
PENDAHULUAN
Bahwa dalam menjalankan Organisasi Siswa intra sekolah (OSIS) perlu di susun Rencana Program Kerja pembinaan dan Pengembangan Osis SMP Terpadu PPNH II Tahun Pelajaran 2017/2018
Menindak lanjuti hal tersebut diatas, Osis SMP Terpadu PPNH berkepentingan menyusun Rencana Program Kerja Tahun Pelajaran 2017/2018 dengan memperhatikan aspirasi Komponen organisasi dan sekolah, baik itu Kepala Sekolah selaku penanggung jawab, maupun Pembina dan pengurus osis dan dalam penyusunan rencana Program Kerja mengacu pada situasi dan kondisi yang berkembang di SMP Terpadu PPNH II
Untuk hal dimaksud, Rencana Program Kerja Tahun Pelajaran 2017/2018 sebagai bahan Acuan dasar dan Pijakan kebijakan dari sekolah dalam melaksanakan aktifitas pembinaan dan Pengembangan Kesiswaan selama satu tahun.
LATAR BELAKANG
Osis adalah organisasi non formal yang berorientasi kepada pengembangan ilmu, pengetahuan, jiwa dan watak, baik yang mengarah kepada segi afektif, kognitif, psikomotorik. Pembinaan yang terpadu dan terarah tentu akan melahirkan lulusan yang mampu menghadapi tantangan hidup dan kehidupan dengan segala konsekuensi yang terjadi dengan sikap yang sesuai dengan norma serta aturan. Artinya kegiatan belajar mengajar harus mampu menghadapi tantangan kehidupan yang terjadi dan yang akan terjadi. Calon-calon pemimpin masa depan juga butuh pembinaan – pembinaan yang menyeluruh baik yang langsung dirasakan di sekolah maupun yang langsung dirasakan di masyarakat secara umum, karena sekolah adalah tempat pembinaan dan nantinya akan dirasakan hasilnya oleh masyarakat. Atas dasar inilah pentingnya melatih menjadi seorang menjadi seorang pemimpin minimal untuk pribadinya dan umumnya untuk sebuah organisasi dan masyarakat yang lebih komprehensif. Harapan besar itu akan tertuang dalam sebuah Program kegiatan Osis.
TUJUAN
Pembinaan siswa untuk hidup berorganisasi dan memasyarakat.
Sebagai Pedoman dan Acuan dalam pembinaan dan pengembangan siswa di SMP Terpadu PPNH II
Untuk kelancaran dan kemajuan OSIS SMP Terpadu PPNH II
Membina dan membimbing pengurus OSIS untuk dapat berorganisasi.
Membina dan membimbing pengurus OSIS untuk menjalankan program-program yang telah dibuat.
Membimbing dan mengembangkan bakat serta kemampuan siswa
SASARAN PROGRAM KERJA
1. Menigkatkan Kualitas Peserta didik Melalui berbagai kegiatan..
2. Menyamakan Visi Misi Pembina osis dan sekolah.
3. Melaksanakan kegiatan peningkatan kreatifitas dan prestasi peserta didik dalam bentuk kegiatan kreatifitas dan pencapaian Prestasi.
4. Pengurus OSIS dapat menjalankan tugas-tugasnya dengan baik.
5. Pengurus OSIS dapat memahami arti dan makna berorganisasi serta dapat bekerja sama dengan sesama pengurus.
6. Pengurus OSIS dan anggota OSIS dapat mengembangkan bakat dan kemampuannya melalui ekstra kurikuler.
7. Pengurus OSIS dan anggota OSIS dapat menjaga nama baik sekolah.
JENIS KEGIATAN
Kegiatan yang dilakukan adalah berbentuk pembinaan didalam dan di luar ruangan. Adapun kegiatan-kegiatan tersebut adalah :
1. Pemilihan pengurus OSIS priode 2014/2015.
2. Pelantikan pengurus OSIS priode 2014/2015.
3. Membantu Pengurus Osis Membuat program kerja .
4. Pembinaan pengurus OSIS.
5. Melaksanakan program kerja.
6. Pembinaan dan pengarahan untuk pelaksanaan kegiatan.
7. Evaluasi kerja pengurus OSIS.
8. Membuat laporan progam kerja.
RENCANA PROGRAM KERJA
1. Pembinaan
Meningkatkan Proses pembinaan dan pengembangan siswa yang terpadu dan terarah dengan melakukan kerjasama secara lintas program dengan Ekskul dan instansi lain melalui penyelenggaraan kegiatan Pembinaan dan Pengembangan Kesiswaan.
Penyegaran dan pembinaan bagi siswa yang dilakukan guna menambah wawasan dan pengetahuan, Khususnya dalam bidang kegiatan alam terbuka (out bound) dan kemah.
Mengirimkan kegiatan lomba siswa di tingkat Kecamatan – Kabupaten
2. Administrasi
Pengembangan Tertib pelaksanaan tugan pembinaan tenaga manusia dan pengelolaan Material.
Menghimpun keanggotaan secara menyeluruh dan bertahap yang dilakukan setiap semester.
Melaksanakan, menertibkan Kartu Pelajar, data Kelas dan osis.
3. Dana, Sarana dan Prasarana.
a. Dana
- Memaksimalkan penggunaan secara efektif dan efisien baik segi pengadministrasian ataupun Penggunaan
- Menyusun Rencana pendapatan dan Belanja Osis SMP Terpadu PPNH II Secara transparan.
- Intensifikasi penggunaan dana rutin yang bersumber dari iuran anggota dan Sumber lain.
- Merealisasikan kebutuhan anggaran Perpos anggaran yang di sesuaikan dengan anggaran yang tersedia.
b. Sarana dan Prasarana
- Merealisasikan Pembenahan dan perbaikan sarana ruangan / sekretariat dan Inventaris lainnya yang mendukung proses pembinaan dan pengembangan.
- Meningkatkan perangkat ruangan / Kesekretariatan yang lebih memadai dan sesuai kebutuhan.
- Meningkatkan Pengelolaan dan Pemeliharaan segala Prasarana yang di miliki khususnya Ruangan / Sekretariat secara tertib dan Aman.
PENUTUP
Demikian Rancangan dan Rencana Program Kerja Osis SMP Terpadu PPNH II Tanah Merah tahun pelajaran 2014 – 2015 ini disusun dengan harapan dapat dilaksanakan dan pada gilirannya memberikan Kontribusipositif bagi upaya pencapaian tujuan dan Visi misi sekolah serta dalam rangka peningkatan kualitas Sumber daya manusia.
semoga apa yang kita rencanakan dapat berjalan sebagaimana Mestinya, Tuhan YME selalu memberikan rahmat dan hidayahnya kepada kita semua dalam mengemban amanatnya kepada kita semua, amin.
Tanah Merah , Agustus 201
Pembina OSIS
Yudi Sujatmiko, S.Pd
RINCIAN TUGAS PEMBINA OSIS
Bertanggung jawab atas seluruh pembinaan dan pengembangan OSIS
Memberikan nasehat kepada Pengurus OSIS
Mengesahkan dan melantik pengurus OSIS
Mengarahkan penyusunan anggaran rumah tangga dan program kerja OSIS
Menghadiri rapat-rapat OSIS
Mengadakan evaluasi terhadap pelaksaan tugas OSIS
RINCIAN TUGAS PENGURUS OSIS
1. KETUA
Memimpin organisasi secara baik dan bijaksana
Mengkoordinasikan seluruh aparat pengurus
Menetapkan kebijaksanaan yang telah dipersiapkan & direncanakan oleh aparat pengurus
Memimpin rapat-rapat OSIS
Menetapkan kebijaksanaan dan mengambil keputusan berdasarkan musyawarah dan mufakat
Setiap saat mengevaluasi kegiatan aparat pengurus
2. WAKIL KETUA
Bersama-sama ketua menetapkan kebijaksanaan
Memberikan saran kepada ketua dalam rangka mengambil keputusan
Menggantikan ketua jika ketua berhalangan
Membantu ketua dalam melaksanakan tugasnya
Bertanggungjawab kepada ketua
3. SEKRETARIS
Mendampingi ketua dalam memimpin setiap rapat
Menyiapkan, mendistribusikan dan menyimpan surat serta arsip yang berhubungan dengan setiap kegiatan
Menyiapkan laporan, surat, hasil rapat dan evaluasi kegiatan
Bersama ketua menandatangani setiap surat
Bertanggungjawab atas tertib administrasi organisasi
Bertindak sebagai notulis dalam setiap rapat
4. BENDAHARA
Bertanggungjawab dan mengetahui segala pemasukan/pengeluaran uang/biaya yang diperlukan
Membuat tanda bukti kuitansi setiap pemasukan/pengeluaran uang untuk pertanggungjawaban
Bertanggungjawab atas inventaris dan perbendaharaan
Menyampaikan laporan keuangan secara berkala
5. Pembinaan Keimanan dan Ketakwaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Melaksanakan peribadatan sesuai dengan ketentuan agama masing-masing.
Memperingati hari hari besar keagamaan.
Melaksanakan perbuatan amaliah sesuai dengan norma agama.
Membina toleransi kehidupan antar umat beragama.
Mengadakan kegiatan lomba yang bernuansa kegamaan.
Mengembangkan dan memberdayakan kegiatan keagamaan disekolah.
6. Pembinaan Budi Pekerti Luhur atau Ahlak Mulia
Melaksanakan tata tertib dan kultur sekolah.
Melaksanakan gotong royong dan kerja bakti (bakti sosial).
Melaksanakan norma-norma yang berlaku dan tatakrama pergaulan.
Menumbuhkembangkan kesadaran untuk rela berkorban terhadap sesama.
Menumbuhkembangkan sikap hormat dan menghargai warga sekolah.
Melaksanakan kegiatan 7 K ( Keamanan, kebersihan, ketertiban,keindahan, kekeluargaan, kedamaian dan kerindangan ).
7. Pembinaan Kepribadian Unggul, Wawasan Kebangsaaan, dan Bela Negara
Melaksanakan upacara bendera pada hari senin serta hari – hari besar nasional.
Menyayikan lagu–lagu nasional (Mars dan Hymne).
Melakasanakan kegiatan kepramukaan.
Mengunjungi dan mempelajari tempat-tempat bernilai sejarah.
Mempelajari dan meneruskan nilai-nilai luhur, kepeloporan, dan semangat perjuangan para pahlawan.
Melaksanakan kegiatan bela negara.
Menjaga dan menhormati simbol-simbol dan lambang-lambang negara.
Melakukan pertukaran siswa antar daerah dan antar negara.
8. Pembinaan Prestasi Akademik, Seni, dan Olaharaga Sesuai Bakat dan Minat
Mengadakan lomba mata pelajaran/program keahlian.
Menyelenggarakan kegiatan ilmiah.
Mengikuti kegiatan workshop, seminar, diskusi panel yang bernuansa ilmu pengetahuan dan teknologi ( Iptek ).
Mengadakan studi banding dan kunjungan (studi wisata) ke tempat-tempat sumber belajar.
Mengadakan pameran karya inovatif dan hasil penelitian.
Mengoptimalkan pemanfaatan perpustakaan sekolah.
Membentuk klub sains, seni dan olahraga.
Menyelenggarakan festival dan lomba seni.
Menyelenggarakan lomba dan pertandingan olahraga.
9. Pembinaan Demokrasi, HAM, Pendidikan Politik, Lingkungan Hidup, Kepekaan dan Toleransi Sosial Dalam Konteks Masyarakat Plural
Memantapkan dan mengembangkan peran siswa di dalam OSIS sesuai dengan tugasnya masing-masing.
Melaksanakan Latihan Dasar Kepemimpinan siswa.
Melaksanakan kegiatan dengan prinsip kejujuran, transparan, dan profesional.
Melaksanakan kewajiban dan hak diri dan orang lain dalam pergaulan.
Melaksanakan kegiatan kelompok belajar, diskusi, debat dan pidato.
Melaksanakan kegiatan orientasi siswa baru yang bersifat akademik dan pengenalan lingkungan TANPA KEKERASAN.
Melaksanakan penghijauan dan perindangan lingkungan sekolah.
10. Pembinaan Kreativitas, Keterampilan dan Kewirausahaan
Meningkatkan kreativitas dan keterampilan dalam menciptakan suatu barang menjadi lebih berguna
Meningkatkan kreativitas dan keterampilan dibuidang barang dan jasa
Meningkatkan usaha koperasi siswa dan unit produksi
Melaksanakan Praktek Kerja Nyata (PKN)/Pengalaman Kerja Lapangan (PKL)/Praktek Kerja Industri (PRAKERIN)
Meningkatkan kemampuan keterampilan siswa melalui sertifikasi kompetensi siswa berkebutuhan khusus
11. Pembinaan Kualitas Jasmani, Kesehatan dan Gizi
Melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat.
Melaksanakan usaha kesehatan sekolah (UKS).
Melaksanakan pencegahan penyalahgunaan narkotika, psikotropika,zat adiktif (narkoba), minuman keras, merokok, dan HIV AIDS.
Melaksanakan hidup aktif.
Melaksanakan pengamanan jajan anak sekolah.
12. Pembinaan Sastra dan Budaya
Mengembangkan wawasan dan keterampilan siswa di bidang sastra.
Menyelenggarakan festival/lomba, sastra dan budaya
Meningkatkan daya cipta sastra.
Meningkatkan apresiasi budaya.
13. Pembinaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
Memanfaatkan TIK untuk memfasilitasi kegiatan pembelajaran.
Menjadikan TIK sebagai wahana kreativitas dan inovasi.
Memanfaatkan TIK untuk meningkatkan integritas kebangsaan.
14. Pembinaan Komunikasi Dalam Bahasa Inggris
Melaksanakan lomba debat dan pidato.
Melaksanakan lomba menulis dan korespodensi.
Melaksanakan kegiatan English Day.
Melaksanakan kegiatan bercerita dalam bahasa Inggris ( Story Telling ).
Melaksanakan lomba Puzzles words/scrabble
Melaksanakan kegiatan percakapan bahasa arab.
Wednesday, February 13, 2019
Sejarah Lengkap Tenis Lapangan Frozen 2
Sejarah Tenis Lapangan
1. Sejarah Tenis Secara Umum
Terdapat berbagai jenis permainan yang menggunakan raket yang dimainkan dewasa ini dan tenis merupakan salah satu permainan yang paling disukai. Menurut beberapa catatan sejarah, permainan menggunakan bola dan raket sudah dimainkan sejak sebelum masehi, yaitu dimesir dan yunani. Pada abad ke-11 sejenis permainan yang disebut Jeu De Paume, yang menyerupai permainan tenis kini, telah dimainkan untuk pertama kali di sebuah kawasan diperancis. Bola yang digunakan dibalut dengan benang berbulu sedangkan pemukulnya hanyalah tangan.permainan ini kemudian diperkenalkan ke italia dan inggris pada abad ke-13 dan mendapat sambutan hangat dalam waktu yang singkat.
Banyak peminatnya ternyata di antara rakyat setempat terhadap permainan ini. Sejak itu perkembangan tenis terus meningkat ke negara-negara Eropa yang lain.raket bersenar diperkenalkan pertama kali pada abad ke-15 oleh Antonio Da Scalo, seorang pastur berbangsa Italia. Ia menulis aturan umum bagi semua permainan yangmenggunakan bola, termasuk tenis. Majalah Inggris “Sporting Magazine” menamakan permainan ini sebagai Tenis Lapangan (lawn tennis). Dalam buku “Book Of Games And Sports”, yang diterbitkan dalam tahun 1801, disebut sebagai “tenis panjang”. Tenis pada mulanya merupakan permainan masyarakat kelas atas.
Tenis lapangan rumput yang terkenal di zaman ratu victoria lalu ditiru oleh golongan menengah, yang menjadikannya sebagai permainan biasa.klub tenis pertama yang didirikan adalah leamington di Perancis oleh J.B. Perera, Harrygem, Dr. Frederick Haynes, Dan Dr. Arthur Tompkins pada tahun 1872. Pada masa itu, tenis disebut sebagai pelota atau lawn rackets. Dalam tahun 1874 permainan tenis telah pertama kalidimainkan di amerika serikat oleh dr. James Dwight dan F.R. Sears. Sementara itu, All England croquet club pun telah didirikan pada tahun 1868. Dua tahun setelah itu dibukalahkantornya di jalan Worple, Wimbledon. Pada tahun 1875, klub ini juga bersedia memperuntukkan sebagian dari lahannya untuk permainan tenis dan badminton.
Sehubungan dengan itu, peraturan permainan tenis lapangan rumput ditulis. Amerika Serikat mendirikan klubtenis yang pertama di Staten Island. Bermula dari situlah, permainan tenis di Amerika Serikat berkembang dengan pesat sekali. Dari sana lahir banyak pemain tenis tangguh yang menguasai percaturan tenis tingkat dunia. Kejuaraan tenis pertama bermula tahun 1877.
Olahraga tenis di Indonesia sekarang juga mulai di gemari oleh para masyarakat khususnya orang – orang yang umurnya memasuki 30 tahunan ke atas.alasan mereka memilih olahraga tenis ini karena olahraga ini termasuk olahraga yang mewah di karenakan peralatannya yang harganya mahal. Namun bagi para remaja olahraga ini masih kurang di minati di karenakan peralatanya yang harganya mahal dan olahraga tenis ini masih belum memasyarakat, serta kurangnya lapangan tenis membuat remaja menjadi tidak tertarik dan lebih memilih olahraga lainnya.
Namun di kota-kota besar olahraga tenis sudah menjamur dan mampu menarik minat masyarakat sehingga olahraga ini di jadikan sebagai olahraga pilihan baik untuk olahraga prestasi maupun olahraga rekreasi. Pada umumnya, untuk berlatih olahraga tenis memerlukan keterampilan yang tinggi sehingga memburtuhkan tahap – tahap tertentu untuk mampu menguasai semua teknik dassar dalam olahraga tenis lapangan ini.
Tenis lapangan merupakan salah satu cabang olahraga yang dilakukan oleh seorang atau sepasang pemain yang berhadapan dengan dibatasi oleh jaring. Untuk memainkannya diperlukan raket dan bola yang terbuat dari karet yang berisi angin dan terbungkus dari bulu kempa. Selain membutuhkan kekuatan memukul bola, juga keterampilan menempatkan bola pada sisi yang kosong, agar pihak lawan sulit mengembalikan.
Tujuan orang bemain tenis antara lain adalah untuk mendapatkan kesenangan, memenuhi hasrat bergerak, memelihara kesehatan tubuh dan untuk mencapai prestasi.
2. Sejarah Tenis Lapangan di Dunia
Semula sekitar abad 16 , tenis dimainkan di Itali, Perancis dan Inggris, ketika lapangan permainannya dibangun di balik dinding-dinding istana kerajaan. Permainan tenis modern diperkenalkan oleh Mayor Wingfield di Inggris pada tahun 1873 dan setahun kemudian oleh nona Cuterbridge di Amerika Serikat. Kejuaraan tenis pertama barlangsung di Wimbledon. Pertemuan tenis Amerika Serikat didirikan tahun 1881.
Pada tahun 1990 adalah saat bersejarah bagi tenis. Pada tahun itulah Dwight Devis bintang ganda Amerika Serikat menghadiahkan sebuah piala perak untuk diperebutkan dalam turnamen antar Negara, yang kemudian disebut “DEVIS CUP”. Dalam pertandingan internasional pertama antara Amerika Serikat dan Inggris, Amerika unggul : 3 – 0.Kian populer dan majunya olahraga tenis, tak ayal telah mendorong didirikannya “Federation Internastionalde Lawn Tennis” (Federasi Tenis Internasional) pada Tahun 1873 dan setahun kemudian oleh nona Cuterbridge di Amerika Serikat. Kejuaraan tenis pertama barlangsung di Wimbledon. Pertemuan tenis Amerika Serikat didirikan tahun 1881.
3. Sejarah Tenis Lapangan di Indonesia
Di Indonesia lahirnya permaian tenis lapangan besar kemungkinan, orang Belandalah yang memperkenalkan tennis di Indonesia, walaupun tidak mustahil pula permainan ini dibawa para pelaut Inggris yang singgah di kota-kota besar Kepulauan Nusantara. Sayang arsip-arsip berbagai perkumpulan milik warga negara Belanda yang pernah berdiri di negeri ini telah hilang, hingga kita tidak bisa melacak mana di antara dua perkiraan itu lebih benar.
Namun yang jelas, di negeri mana pun, olah raga ini mulai dimainkan dan lebih dikenal di kalangan bangsawan, hartawan, dan kaum terpelajar. Juga di Indonesia. Apalagi di zaman penjajahan Belanda. Di masa itu hanya segelintir kaum pribumi yang mampu mengayunkan raket tennis, sedang jumlahnya yang lebih besar terdiri dari orang Belanda dan Cina. Itu pun hanya di kota-kota besar.
Jumlah kaum pribumi penggemar tennis mulai meningkat pada tahun-tahun 1920-an ? seiring kian banyaknya murid-murid Indonesia mcmasuki sekolah sekolah menengah, khususnya di kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya. Mereka - umumnya para siswa Stovia, Rechrsschool, dan -NIAS - pada gilirannya memperkenalkan olah raga ini ke kalangan yang Iebih luas. Tennis pun mulai dimainkan atau dipertandingkan dalam kegiatan berbagai organisasi pemuda di masa itu. Olah raga inipun mulai dilihat sehagai penghimpun massa, terutama oleh kaum nasionalis yang mencitacitakan Kemerdekaan Indonesia.
Lahirnya Boedi Oetomo, 1908, dan kemudian Soempah Pemoeda, 1928, memang senantiasa menghangati setiap langkah dan gerak kaum muda di kurun itu. Maka tidak heran bila penjajah Belanda selalu mengintip dan memantau setiap gcrak-gerik pergerakan pemuda, yang nonpolitik apalagi yang berbau politik. Terhadap gerakan yang diduga kecenderungan politik, tindakan pcmbatasan segera dilakukan. Toh serangkaian rintangan itu tidak membuat kaum muda patriotik kehilangan akal. Disemangati sumpah Satoe Noesa, Satoe Bangsa, Satoe Bahasa, mereka melebur beberapa organisasi pemuda yang berpolitik ke dalam satu wadah baru yang disebut Indonesia Moeda, pada 1930.
Latar belakang lahirnya Indonesia Moeda jelas berangkat dari larangan bagi kegiatan politik yang diberlakukan kepada mereka. Mereka berkeyakinan, hanya dengan menggerakkan aktivitas sosial masyarakat baru bisa dicapai persatuan seluruh rakyat menuju kemerdekaan. Di dalamnya juga termasuk kegiatan olah raga. Setiap pemuda yang sehat dan ingin sehat tentu menggernari olah raga, yang di dalamnya sportivitas dan sifat kompetitif merupakan satu sisi dari mata uang, dan pada gilirannya dapat membangkitkan patriotisme.
Semangat cinta Nusa dan bangsa ini nyatanya memang berkembang di kalangan olahragawan Indonesia, termasuk di antara para petennis. Pada semacam kejuaraan nasional yang diadakan oleh De Alegemeene Nederlandsche Lawn Tennis Bond (ANILTB) di Malang, Jawa Timur, akhir 1934, tiga wakil pribumi mampu berjaya. Di partai tunggal putra, dua saudara Soemadi dan Samboedjo Hoerip maju babak final, yang pertandingan akhirnya dimenangkan oleh Samboedjo. Yang lebih mengesankan adalah dua partai berikutnya, yang memperagakan keunggulan anak jajahan atas penjajahnya. Yang pertama, pasangan ganda putra Hoerip Bersaudara, yang menggilas pasangan Belanda, Bryan/Abendanon, 6-3, 6-4 di final. Juara ganda campuran juga diraih keluarga Hoerip, Samboedjo dan Soelastri, yang mendepak pasangan "penjajah" , Bryan/Nn. Schermbeek, 6-4, 6-2 ? sekaligus mencetak gelar pemegang juara tumarnen ANILIB tiga kali beruntun, 1932-19.34.
Prestasi ini tak ayal mendorong Indonesia Moeda mcngadakan Pekan olah raganya sendiri, yang berlangsung pada tiap hari ulang tahun atau pertemuan tahunannya. Tennis, tentu, termasuk di antaranya cabang-cabang yang dipertandingkan. Salah Satu di antaranya yang dilaksanakan pada Desember 1935 di Semarang - yang juga sekaligus menjadi saat dicetuskannya pembentukan Persatuan Lawn Tennis Indonesia (PELTI).
Kejuaraan ini sendiri diprakarsai oleh dr. Hoerip yang diakui sebagai Bapak Tennis Indonesia. menghimpun 70 petennis dari seluruh Jawa, kejuaraan ini dipantau dan mendapat perhatian serius dari pihak kolonnial Belanda. Itu tercermin dari pemuatan peristiwa penting olah raga tennis tersebut dalam surat kabar De Locomotif 30 Desember 1935. dengan Judul yang kalau diterjemahkan berbunyi : "Kejuaraan Tennis Seluruh Jawa dari Pcrsatuan Lawn Tennis Indonesia" . Namun, di pihak lain, ini juga berarti pengakuan pihak Belanda bahwa ANILTB telah mendapatkan saingannya.
Tanggal 26 Desember 1935 kemudian dicatat sebagai kari lahirnya PELTI. Gagasan pendirian PELTI sendiri, yang dikemukakan pada Kejuaraan Tennis di Semarang itu. berasal dari Mr. Budiyanto Martoatmodjo. tokoh tennis dari Jember - ia kemudian dianggap sebagai pencetak dasar utama pendirian organisasi PELTI. Ketika mcnguraikan azas dan tujuan pendiriannya ia mcngatakan bahwa PELTI, sebagaimana organisasi kebangsaan lainnya, sama sekali "Tidal bersifat mengasingkan diri." Maka PELTI akan selalu siap bekerja lama dengan persatuan tennis manapun dan apa saja, asal atas dasar saling menghargai.
Diungkapkan pula. tujuan praktis utama PELTI adalah mengembangkan dan memajukan permainan lawan tennis di tanah air dan bagi bangsa sendiri. Dengan cara ini. Iebih jauh, diharapkan akan dicapal tali persaudaraan yang erat di antara segala perhimpunan dan pemain tennis bangsa Indonesia. PELTI juga akan menyebarluaskan peraturan permainan, memberi keterangan dan bantuan dalam pembuatan lapangan tennis. Juga mengadakan dan mengatur serta menyumbang bagi terlaksananya pertandingan, di samping berusaha memasyarakatkan permainan tennis itu sendiri.
Gagasan pendirian PELTI mendapat dukungan yang memadai, khususnya di kalangan yang berani mengambil resiko berhadapan dengan pemerintah kolonial, termasuk dari kalangan yang terpandang. Di Semarang saja, para simpatisan semacam itu tidak sedikit jumahnya. Misalnya: Dr. Buntaran Martoatmodjo (yang kemudian, sejak 1935, menjadi ketua PELTI lima tahun berturut-turut), Dr. Rasjid, Dr. Mokhtar, Dr. Sardjito, R.M. Soeprapto, Nitiprodjo, dan beberapa lainnya. Dari Para tokoh berbagai kota Iainnya, dukungan diwakili oleh: Mr. Budhiyarto Martoatmodjo (Jember), R.M. Wazar (Bandung), Djajamihardja (Jakarta), Mr. Susanto Tirtoprojo (Surabaya), Mr. Soedja (Purwokerto), Berta Mr. Oesman Sastroamidjojo, ahli olah raga tennis yang namanya terkenal di Eropa.
Pada umumnya, mereka memandang simpatik gagasan Dr. Hoerip, yang sebernarnya sudah dicetuskan sejak 1930, diilhami oleh berdirinya PSSI pada 30 April tahun itu. Tapi para tokoh tadi berbeda pendapar dalam beberapa hal, terutama mengenai saat yang tepat bagi pendirian Induk organisasi tennis Itu. Dari berbagai sikap yang lahir - revolusioner, moderat, plintat-plintut - akhirnya golongan tengahlah yang merupakan mayoritas. Pengalaman pahit saat-saat pendirian PSSI tampaknya menjadi cermin pembanding bagi para pelopor PELTI, hingga mereka memilih bersikap Iebih hati-hati menghadapi reaksi pemerintah Belanda - mereka tentunya tidak senang melihat setiap kegiatan yang bersifat mempersatukan kekuatan. Para pendiri PELTI tidak Ingin organisasi yang akan mereka dirikan mati dalam kandungan. Itulah sebabnya PELTI baru berdiri lima tahun kemudian, 1935.
B. FASILITAS DAN PERALATAN TENIS LAPANGAN
Tenis lapangan merupakan olahraga permainan yang tergolong dalam kelompok permainana bola kecil. Dalam permainan tenis lapangan masalah lapangan dan perlengkapan lain merupakan kebutuhan primer.
1. Lapangan
a. Dalam pertandingan resmi dibagi dalam 3 (tiga) permukaan :
2) Jenis permukaan rumput (Grass Court)
3) Jenis permukaan keras (Hard Court)
4) Jenis permukaan tanah liat (Gravel)
b. Dalam segi bangunan dibagi 2 (dua) situasi :
1) Lapangan dengan situasi terbuka
2) Lapangan dalam situasi tertutup
3) Penggunaan lapangan tenis lapangan :
4) Untuk rekreasi / olahraga rekreasi kesehatan, pembinaan prestasi
5) Tournament Amatir dan Profesional.
c. Syarat-syarat Pembuatan Lapangan Tournament
Untuk kelancaran dari suatu tournament baik nacional maupun internacional perencanaan tempat yang digubnakan harus memenuhi syarat yang sesuai dengan peraturan, menyangkut masalah :
1) Masalah tanah (bangunan)
2) Bebas dari polusi udara dari lingkungan kotor
3) Mudah dicapai transportasi
4) Dekat dengan penginapan
5) Mudah airnya dan ada listrik dan telepon
6) Tidak dekat dengan perumahan penduduk dan ada tempat parkir
7) Lapangan dibuat minimal 6 dan salah satu lapangan digunakan untuk centre court.
8) Ruang ganti/kamar mandi/wc/ruang istirahat pemain.
d. Ukuran lapangan
1) Untuk permainan tunggal (single) :
a) Panjang = 23,77 m
b) Lebar = 8,23 m
2) Untuk permainan ganda (double) :
a) Panjang = 23,77 m
b) Lebar = 10,97 m
e. Peralatan
1) Net
Tinggi jala ditengah-tengah 910 mm. Tinggi jala akan selalu tetap karena ditengah jala terdapat sehelai pita sebagai penarik yang terikat dengan alat petak/lapangan.
Pita jala terbuat dari kabel logam, dan jala bagian atas tertutup dengan sehelai pita yang memanjang. Pita berwarna putih dengan ukuran lebar 51-63,5 mm
Tiang jala terbuat dari kayu atau besi yang terpancang kuat pada dasar lapangan, dengan jarak 914 mm dari garis samping. Tinggi tiang jala 1,070 mm.
Pita penarik jala/Net dipergunakan untuk menarik /menahan jala, supaya tinggi jala selalu tetap. Lebar pita penarik jala maksimal 51 mm.
Bentuk net tunggal yaitu penempatan tiang net (K) 0,914 dari Side Line Double.
2) Bola
a. Permukaan bola harus licin dan tidak terdapat jahitan
b. Garis tengah penampang : 63,50 mm - 66,77 mm.
c. Berat bola : 56,70 gram - 58,48 gram.
d. Mempunyai kekuatan membalik 1.346 – 1.473 mm jika dijatuhkan diatas lantai dari ketinggian 2.450 mm.
3) Raket
Besar gagang raket yang berbentuk segi delapan biasanya tergantung pada ukuran tangan dan jari kita. Ukuran stándar gagang bermacam-macam, dalam perbedaan 1⁄8 inci dari 4 sampai 4 7/8 yaitu:
4,4 1∕8,4 1∕4,4 3∕8,4 1∕2, dan sebagainya.
Sedangkan raket yang pantas beratnya menurut selera dan rasa pribadi, namun ukuran dibawah ini dapat dijadikan sebagai petunjuk dalam memilih raket :
a. Untuk anak-anak 12 – 13 oz = ± 350 gram
b. Untuk remaja putrid 12 1∕2 – 13 1∕4 oz = ± 360 gram
c. Untuk remaja pria 13 – 13 1∕4 oz = ± 397 gram
d. Untuk wanita 13 1∕4 – 13 3∕4 oz = ± 398 gram
e. Untuk pria 13 3∕4 – 14 3∕4 oz = ± 420 gram
Ada bermacam-macam pembungkus gagang raket yang lazim disebut grip, ini tergantung pada selera pribadi, namun dianjurkan grip yang terbuat dari kulit yang berlubang-lubang sehingga dapat menyerap keringat.
4) Pakaian
Pemain harus berpakaian pantas, bersih dan rapi.
Untuk pemain putra :
Kemeja kaos oblong (T-shirt) putih atau kaos pakai krah
a. Celana pendek/celana olahraga
b. Sepatu olahraga atau sepatu kanvas dengan telapak rata tanpa tumit berwarna putih
Untuk pemain putri :
a. Rok yang berlipat-lipat kecil (pleated/plisket) warna putih.
b. Kaos (T-shirt) warna putih.
c. Celana pendek kombinasi blus juga baik
d. Sepatu olahraga putih dan kaos kaki putih
2. Peraturan Permainan Tenis
a. Sistem Permainan
1) Untuk Persahabatan dan Kejuaraan Lokal
a) Best of fifteen games
Siapa yang menang 8 games lebih dulu dinyatakan menang, system ini disebut juga Eight Winning games.
b) Est of three dengan short-sets
Sebanyak-banyaknya 3 set, dimana setiap setnya hanya mencapai 6 game.
c) Best of three dengan short-sets-long
Sebanyak-banyaknya set ke-1 dan ke-2 mencapai 6 games, sedang set ke-3 mencapai 8 atau 10 games (selisih 2 nilai)
b. Kejuaraan Internasional
1) Best of three dengan long set (berlaku untuk partai wanita dan ganda campuran)
2) Best of five dengan long set (berlaku untuk partai pria), artinya a dan b adalah sebanyak-banyaknya 3 atau 5 set dan tiap-tiap set bila terjadi games 5 – 5 harus diteruskan mencapai 7, sedang bila 6 – 6 dalam tiap set diadakan tie breaker.
3) Kejuaraan Devis Cup
Best of three dengan long set, khusus untuk partai pria.
c. Peraturan Permainan
1) Toss
a) Pemain yang menang toss pada permulaan permainan, boleh memilih bola atau tempat lebih dulu.
b) Selanjutnya pemain yang melakukan serve disebut server, sedang yang menerima disebut receiver.
2) Sevice yang benar
a) Sebelum melakukan serve, kedua kaki harus berdiri dibelakang base line antara center mark dan side line.
b) Bola boleh dilambungkan kemana saja oleh server dan sebelum jatuh di lapangan, bola sudah dipukul.
c) Service dianggap selesai bila bola sudah disentuh dengan raket.
d) Selama melakukan service harus berdiri dibelakang bagian kanan/kiri dari lapangan. Dan tiap-tiap game dimulai dari sebelah kanan.
e) Bola service harus melalui net dan jatuh dalam service/recoving court pihak lawan secara diagonal.
f) Service dapat dilaksanakan, bila receiver sudah dalam keadaan siap. Dan jika service dilakukan tetapi receiver belum siap maka diulang.
3) Service Dinyatakan Salah (Foult)
a) Posisi kaki dari serve tidak memenuhi ketentuan tersebut, sehingga kaki menyentuh base line. Pelanggaran semacam itu disebut foot foult.
b) Tidak boleh mengubah tempatnya dengan berjalan atau lari.
c) Bola service sebelum jatuh di lapangan, menyentuh permanent fixture (kecuali net dan strap)
d) Dalam usahanya service raket tidak mengenai bola.
4) Service Harus Diulang (Let)
a) Bila bola service menyentuh net dan seterusnya masuk ke dalam service court pihak lawan yang benar.
b) Bila bola service menyentuh net, kemudian langsung mengenai receiver atau benda yang dipakainya sebelum bola jatuh di lapangan.
c) Bila receiver belum siap menerima service, tetapi bola service sudah dating.
5) Bola Dalam Keadaan In Play
Bola dalam keadaan in play bila sudah dilakukan service sampai tercapai nilai, kecuali ada pernyataan foult atau let dari umpire.
6) Bola Dimainkan Dengan Baik
a) Bola jatuh diatas garis, sesuai dengan batas lapangan permainannya dan hal ini dianggap in side.
b) Bola menyentuh net, tiang net, kabel, asal dapat melewatinya kemudian jatuh didalam lapangan yang benar.
c) Bola dipukul dari luar tiang net, kemudian bolanya menyentuh tiang dan masuk ke dalam lapangan.
d) Setelah memukul bola, raket pemain melewati net, dengan ketentuan bahwa waktu memukul bola sedah berada diatas lapangan sendiri.
e) Pemain berhasil mengembalikan bola, meskipun bola itu menyentuh benda lain di lapangan.
f) Bola jatuh dalam lapangan yang benar, tetapi memantul kembali.
d. Peraturan Tempat, Istirahat, dan Jumlah Set
1) Pada akhir tiap game selalu ganti service (pindah bola) dan pada tiap akhir games yang ganjil diadakan pertukaran tempat.
2) Jumlah set dalam satu pertandingan maksimal 5 atau untuk partai wanita maksimal 3.
3) permainan harus berlangsung terus sejak service pertama sampai pertandingan berakhir, dengan ketentuan sesudah set ke-3 boleh istirahat maksimal 10 menit.
4) Service pertama pada permulaan set ke-2 atau ke-3 dilakukan sesuai dengan giliran sejak games ke-1 dan seterusnya sampai selesai, setiap kali terjadi game harus diadakan ganri service/pindah bola.
e. Nilai
1) Nilai permulaan dinyatakan dengan angka 0
Nilai ke-1 dinyatakan dengan angka 15
Nilai ke-2 dinyatakan dengan angka 30
Nilai ke-2 dinyatakan dengan angka 40
Nilai ke-4 berarti games
2) Pada kedudukan 40 – 40 atau forty all dianggap deuce, kemudian permainan diteruskan sampai selisih dua nilai. Dinyatakan advantage bila salah satu pemain mendapat satu nilai lagi setelah deuce.
3) Bila setelah deuce, server mendapat nilai disebut adserver/strike atau one in. Sedangkan bila receiver yang mendapat nilai disebut adreceiver atau one out.
a) Pemain kehilangan nilai :
1) Bila ia tidak dapat memukul kembali bola sebelum bola itu jatuh untuk yang kedua kalinya di lapangan.
2) Memukul bola, tetapi bola jatuh di lapangan sendiri atau mengenai permanent fixture.
3) Bola dipukul menyentuh raket lebih dari satu kali.
4) Tangan, badan, atau raket menyentuh net, tiang net, kabel, strap selama bola masih in play.
5) Men-volly bola yang belum melewati net.
6) Bola menyentuh badan sendiri.
7) Melemparkan raket ke bola.
f. Service Memperoleh Nilai
1) Bila bola yang tidak dinyatakan let menyentuh receiver termasuk benda yang dipakainya, sebelum bola jatuh di lapangan.
2) Jika receiver kehilangan nilai.
g. Receiver Memperoleh Nilai
1) Bila server dua kali berturut-turut membuat kesalahan.
2) Jika server kehilangan nilai.
h. Permainan Double
1) Ketentuan-ketentuan tersebut diatas berlaku pula untuk permainan double/ganda, hanya lapangan permainan double/ganda lebih besar 4 1∕2 feet pada sisi dibandingkan dengan permainan single.
2) Urutan pemain yang melakukan service maupun yang menerima service pada permulaan tiap set pada permainan double/ganda harus
3) Service dinyatakan salah, bila bola menyentuh partner dari server. Tetapi bila bola menyentuh partner dari receiver sebelum jatuh di tanah/lapangan, maka server mendapat tambahan nilai.
4) Bola hanya boleh dipukul oleh salah seorang dari tiap pasangan. Dan jika kawannya menyentuh bola yang masih in play baik dengan raket maupun dengan anggota badannya, maka pihak lawan mendapat nilai.
C. CARA MELAKUKAN SERVIS
Servis merupakan pukulan pembuka permainan. Oleh karena itu, pukulan pionir ini sangat penting bagi kita untuk dapat menguasainya. Sebenarnya terdapat beberapa teknik servis. Namun yang akan saya paparkan di sini hanya dasarnya saja dan tentunya disertai oleh ilustrasi agar mudah untuk dimengerti.
Pertama kali yang harus dilatih adalah koordinasi tangan ketika akan melemparkan bola untuk memulai serve. Anda harus dapat melempar bola (toss) secara konsisten pada satu tempat yang sama. Toss yang baik untuk servis adalah agak di depan kepala anda dan lemparkan bola lurus ke atas. Anda dapat melatihnya dengan menggambarkan lingkaran di lantai dan melakukan toss hingga tempat jatuhnya bola selalu berada pada tempat yang sama.
Adapun tahap untuk melakukan servis adalah:
1. Berdirilah di belakang garis baseline dan pusatkan pikiran anda untuk mengarahkan bola pada daerah servis lawan. Posisi kaki kiri di depan dan kaki kanan di belakang dengan arah kaki paralel dengan garis baseline. Grip yang dipakai untuk melakukan servis dalam hal ini adalah grip continental.
2. Lemparkan bola ke atas kira-kira agak di depan kepala anda setinggi kurang lebih 20-30 cm. Kunci toss yang baik adalah tangan anda yang melempar bola harus lurus ke atas sehingga trayek bola pun lurus. Pada saat ini transfer berat badan anda ke kaki belakang.
3. Bola telah melambung dan anda mulai mengayunkan raket ke belakang. Selalu fokuskan mata anda pada bola dan gunakanlah tangan yang melempar sebagai patokan dalam memukul bola.
4. Pada saat bola sudah sampai pada titik kontaknya, raket diayunkan ke depan. Pada saat ini buang berat badan anda dari kaki belakang ke kaki depan untuk memberikan tenaga pada pukulan servis anda.
5. Setelah kontak dengan bola lakukan followthrough dan bersiap kembali pada posisi untuk melakukan pukulan berikutnya.
Untuk melakukan servis yang konsisten dan terarah memang agak sulit bagi pemula. Namun, dengan latihan dan pengalaman anda akan terbiasa melakukan pukulan servis. Di dunia tenis profesional, pemegang servis merupakan sebuah keuntungan karena pemain tersebut dapat mengontrol permainan melalui servis yang keras dan akurat. Untuk level pemain rekreasional seringkali kita jumpai servis malah merupakan kerugian dan seringkali poin terbuang percuma karena dua kali membuat kesalahan ( double fault ).
D. PUKULAN-PUKULAN DALAM PERMAINAN TENIS
Dalam permainan tenis, agar dapat menyuguhkan satu bentuk permainan yang bermutu, kita harus menguasai tentang berbagai macam pukulan.
Khusus bagi para pemula, beberapa macam pukulan harus dikuasainya, di antaranya adalah :
1. Serve
Service adalah pelayanan, sajian pukulan pertama untuk memulai pertandingan. Pukulan ini merupakan satu-satunya pukulan yang menentukan, dimana pemain seluruhnya akan menerima bola, atau pemain akan kehilangan haknya dalam mengolah bola, jika service gagal. Oleh karena itu, service dikatakan pula sebagai modal bagi pemain, jika service berhasil, server tetap akan menguasai bola dan akan dapat nilai, tetapi bila servicenya gagal, server akan kehilangan haknya untuk menguasai bola, berarti server akan berpindah ke pihak lawan.
Ada tiga jenis utama dalam melakukan service :
a. Slice
b. American Twist
c. Flat Serve atau Cannon Ball
Ketiganya mempunyai dasar yang sama mengenai cara memegang raket, sikap dan penyampaian bola, namun mempunyai perbedaan dalam cara kepala raket menyentuh bola dan proses lanjutannya.
Dasar pukulan service :
a. Sikap berdiri
Sikap berdiri yang baik untuk melakukan service, adalah kaki kiri dengan sudut 45º dengan base line, kaki kanan sejajar dengan garis tersebut. Kaki kiri berada 5 atau 7 1∕2 cm di belakang base line untuk mencegah terjadinya foot foult dan kaki kanan 25 – 45 cm di belakang kaki kiri. Berat badan diantara kedua kaki. Posisi raket harus dipegang di depan kearah net, pergelangan setinggi dada dan muka raket setinggi wajah/kepala. Tangan kiri memegang bola rileks.
b. Lambungan bola
Untuk melakukan service bola dilambungkan ke atas. Lambungan harus pada tempat yang sama dan ketinggian yang sama serta diiringi ayunan raket. Kebiasaan memegang tiga bola sekaligus dengan cara bola kedua dipegang dengan jari manis dan kelingking dengan telapak tangan, bola ketiga dengan telunjuk, jari tengah dan ibu jari.
2. Cara memegang ketiga buah bola
a. Ayunan
Dari sikap siap, ayunan lengan kiri ke bawah paha kiri sekaligus, hingga kepala raket dekat badan. Pada waktu raket melewati kaki kanan , pindahkan berat badan ke kaki kanan dan angkat tumit kaki kiri dan lutut sedikit ditekuk. Raket bergerak kebelakang atas membentuk lingkaran sampai sampai kepala raket setinggi bahu dan siku membentuk 45º. Pada waktu bola melambung keatas, pergelangan dan siku diayunkan ke atas sehingga lurus di atas kepala membentuk garis lurus dengan raket. Bola di pukul dengan sedikit berjingkat. Alihkan kerat badan kedepan dan pakailah otot-otot bahu dan pungung untuk melakukan pukulan.
1) Slice
Cara melakukan :
a) Raket menyentuh bola pada sebelah kanan atas bola, dan bola dipukul dengan raket dari kanan ke kiri.
b) Raket dilecutkan dengan keras dari pergelangan.
c) Hasil pukulan bola melengkung ke kiri pada waktu bola melayang.
d) Dalam melakukan pukulan slice, raket sedikit diputar saat mengayun, sehingga bingkai raket turun secara diagonal dengan garis pinggir.
2) American Twist Service
Cara melakukan :
a) Pegangan raket sama dengan pukulan backhand
b) Lambungan bola sedikit ke belakang sisi kiri. Sehingga pukulan tepat di atas kepala.
c) Pada saat pukulan, bola harus mengena bagian belakang dengan sedikit slice dari kiri ke kanan.
3) Flat atau Cannon Ball Service
Yang dimaksud flat atau cannon ball service adalah pukulan permulaan yang sangat keras.Perbedaan antara slice dan flat hanyalah pada saat pukulan, pergelangan pada gerak akhir diputar sedikit. Bola dipukul dengan bagian muka raket pada bagian atas bola, dan bila dilakukan dengan tepat akan menghasilkan sedikit spin (putaran) bola.
3. Drive
a. Forehand drive
Forehand drive adalah pukulan keras yang dilakukan dari sebelah kanan badan pemain. Ada tiga cara genggaman forehand drive :
1) Eastern forehand.
Telapak tangan berada pada bagian belakang gagang.
2) Continental Forehand
Telapak tangan berada sedikit diatas bawah gagang dan gagang diputar sekitar seperdelapan putaran.
3) Western Forehand
Telapak tangan berada di bawah gagang. Letakkan raket tertelungkup, kemudian pungut dengan cara continental.
Ada lima macam gerak dasar forehand :
a) Cara berdiri
Badan menghadap ke net sepenuhnya dengan kaki kangkang santai, berat badan ditengah kedua kaki.
b) Ayunan belakang
Sambil berdiri dengan berputar, mulai ayunan belakang dengan gerakan rata, lurus ke belakang dan horizontal dari tangan kanan kemudian pindahkan berat badab ke kaki belakang.
c) Ayunan depan
Kepala raket harus sedikit diatas pergelangan dan sedikit di bawah tinggi bola sesudah melambung, hingga ayunan depan akan sedikit bergerak baik ke atas ataupun ke bawah. Gerakan ini akan mengakibatkan terjadi top spin.
d) Saat pukulan
Pada saat raket mengayun ke depan memjemput bola, kepala raket harus berada pada ketinggian bola dan rata serta datar pada saat bola membentur senar raket. Pegangan harus kuat. Pada saat perkenaan putaran sedikit dari tangan ke atas, bukan dari pergelangan , hal ini akan memberikan top spin pada bola.
e) Gerak lanjut
Saat selesai melakukan pukulan, gerakan dilanjutkan dengan memindah berat badab ke depan atau ke arah bola. Keseimbangan di jaga dengan kaki kanan, lengan kiri dan dengan mengangkat tumit sedikit dari tanah.
b. Backhand drive
Backhand drive adalah pukulan dari sebelah kiri badan pemain (dari sebelah kanan bila kidal). Hampir semua pukulan backhand memakai pengangan eastern.
Ada lima macam gerak dasar backhand :
1) Sikap
Badan menghadap ke net sepenuhnya dengan kaki kangkang santai, berat badan ditengah kedua kaki.
2) Ayunan kebelakang
Raket diayun kebelakang kiri setinggi pinggul. Badan berputar jauh kekiri , seakan-akan punggung hampir setengah putaran dari net.
3) Ayunan ke muka
Lepaskan tangan kiri dari kepala raket, kemudian ayunkan lengan dan raket ke arah net dengan gerak mendatar sejajar dengan bola yang datang atau sedikit di bawahnya.
4) Saat benturan
Bola yang datang harus kena tepat pada titik jarak 10 – 15 inci di muka pinggul kanan, dan pinggul tidak ditarik ke belakang.Saat perkenaan dengan bola ayunan harus cepat dan tepat dengan badan berputar ke bola, dengan cara memutarkan bahu seluruhnya ke kiri. Berat badan di kaki kanan, lutut kanan ditekuk dan kaki kiri sedikit diturunkan dan berputar ke dalam.
5) Gerak lanjut
Sesudah bola terpukul, raket dan badan harus terus mengikuti jalannya bola.
Dasar gerakan backhand dari siap sampai gerak lanjut
4. Volley
Volley adalah pukulan sebelum bola menyentuh lantai.
Forehand volley
Bola hanya didorong dan kepala raket sedikit ditarik ke belakang dengan siku sedikit ditekuk, kepala raket tidak boleh dibawah pergelangan, ayunan kebelakang tidak boleh melebihi bahu kanan dan pegangan raket kuat.
Forehand volley dari siap sampai gerak lanjut
a. Backhand volley
Posisi bahu kanan mengarah ke net, kepala raket jangan lebih ke belakang dari bahu kiri. Siku kanan setinggi bahu, kepala raket harus tinggi pukulan kedepan agak sedikit ke bawah. Pergelangan harus kuat dan berat badan pindah ke kaki kanan.
Backhand volley dari siap sampai gerak lanjut
b. Lob
Lob adalah pukulan melengkung ke atas dan bola jatuh di bagian belakang bidang permainan, dan bola melewati kepala lawan, jika dia bermain dekat net.
Ada dua macam lob :
a. Lob rendah (low lob)
Dilakukan bila lawan berada di dekat net dan bola dilambungkan tinggi, sehingga lawan tidak dapat menjangkau.
b. Lob tinggi (high lob)
Lob ini dilakukan untuk memperpanjang waktu agar bisa memperbaiki posisi.
5. Lob
a) Forehand lob
Gerakan sama dengan forehand hanya perkenaan bola ke atas depan. Pukulan dengan lunak dan gerakan lanjutan ke atas.
Forehand lob dari siap sampai gerak lanjut
b) Backhand lob
Gerakan sama dengan backhand. Pada saat perkenaan anggkat sedikit bola, ayunan raket harus terus menuju arah bola dan mata harus selalu mengikuti bola selama melakukan pukulan.
Backhand lob dari siap sampai gerak lanjut.
c) Lob volley
Lob volley dilakukan jika anda tergeser dari posisi dalam volley, dan lawan berada dekat net. Lob volley bisa dilakukan dengan forehand maupun backhand. Perbedaan hanya saat memukul bola tanpa menyentuh tanah terlebih dahulu.
d) Smash
Cara melakukan smash sama dengan service. Raihlah bola dalam titik tertinggi, bisa juga dengan sedikit lompatan.
Smash dari siap sampai gerak lanjut
e) Drop
1) Drop shot
Drop shot adalah pukulan ground stroke yang dipukul secara forehand atau backhand di mana bola jatuh hanya sedikit saja melewati net.
Cara melakukan dengan pegangan raket sedikit longgar dan gerak kedepannya adalah akibat dari gerak pergelangan tangan. Muka raket harus dibuka dengan sudut 45º atau lebih dari vertical. Raket digerakkan ke bawah dank e depan yang sama, dan gerak lanjut dalam pukulan ini tidak diperlukan. Persiapan untuk drop shot harus diawali seperti halnya forehand dtau backhand.
Drop shot forehand dari siap sampai gerak lanjut
2) Stop volley
Jika bola mengenai raket, raket harus dipegang dengan kokoh, dan agak ditarik kebelakang. Muka raket harus terbuka saat perkenaan agar dapat mengakibatkan backspin. Pukulan ini hanya dilakukan dengan gerakan pinggang tanpa dengan backhswing atau gerak ke depan dari raket.
Backhand stop volley dari siap sampai gerak lanjut
f) Slice Shot
Slice shot adalah pukulan penangkis yang bertujuan untuk mengubah jalannya permainan, atau terhadap pemain yang tidak gemar berlari atau memukul dengan spin. Pukulan backhand slice diawali dengan pukulan dari kiri ke kanan yang akan mengakibatkan bola berputar pada arah yang sama dan menggelinding kesebelah kiri. Pukulan ini memerlukan pergelangan tangan yang kuat, raket yang terbuka dan gerak lanjut yang memanjang kea rah lajunya bola.
Backhand slice dengan ayunan belakang sampai gerak lanjut
g) Chop Shot
Chop shot adalah merupakan pukulan yang melambung (ground stroke). Cara melakukan raket agak ditarik kebelakang lebih tinggi, kira-kira di atas jalannya bola yang dating dan tidak boleh lebih. Chop shot dibedakan menjadi dua, yaitu :
1) Deep chop atau underspin drive
Pukulan ini untuk mengatasi bola yang melambung tingi dimana kita membuat sudut lurus lewat net.
2) Soft Chop
Pukulan ini hanya dilakukan bila kita berdiri dekat dengan net dan lawan memukul bola jauh ke dalam. Pukulan ini ditujukan untu menjatuhkan bola dekat net dan dimainkan lurus. Oleh karena itu, bola harus jatuh jauh dari posisi lawan.















